Share

DPUPR Wonosobo Angkat 16 Ton Sampah dari Saluran Air

Jum'at, 31 Juli 2026
Berita

GO BABE di Candiyasan Kertek, DPUPR Wonosobo Angkat 16 Ton Sampah dari Saluran Air

WONOSOBO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo melalui kegiatan GO BABE (Gotong Royong Babat Beset) melaksanakan pembersihan saluran air di wilayah Candiyasan, Kecamatan Kertek.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga fungsi saluran agar tetap lancar, terutama dalam mendukung sistem irigasi dan mengurangi potensi gangguan aliran air. Namun dalam proses pembersihan, petugas menemukan tumpukan sampah dalam jumlah sangat besar yang menyumbat saluran.

Dari kegiatan tersebut, tim berhasil mengangkat sekitar 16 ton sampah dari saluran air. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa persoalan sampah yang dibuang langsung ke saluran masih menjadi perhatian serius dan membutuhkan kepedulian bersama.

Sampah yang menumpuk di saluran air dapat menghambat aliran, mengurangi fungsi saluran, menimbulkan bau tidak sedap, serta meningkatkan risiko genangan dan banjir saat curah hujan tinggi. Selain itu, kondisi saluran yang kotor juga berpotensi menjadi tempat berkembangnya berbagai sumber penyakit dan dapat mengganggu lingkungan di sekitar permukiman.

Bagi sektor pertanian, saluran air memiliki fungsi penting sebagai jalur distribusi air menuju lahan. Apabila alirannya terganggu oleh sampah, pelayanan irigasi juga dapat terdampak dan berpotensi menghambat kebutuhan air bagi lahan pertanian.

Melalui kegiatan GO BABE, DPUPR Kabupaten Wonosobo tidak hanya melakukan pembersihan fisik, tetapi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran, sungai, dan lingkungan sekitar.

Himbauan kepada Masyarakat

DPUPR Kabupaten Wonosobo mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, selokan, maupun saluran irigasi.

Kebiasaan membuang sampah dalam jumlah kecil sekalipun, apabila dilakukan terus-menerus oleh banyak orang, dapat menyebabkan timbunan sampah yang besar dan menghambat aliran air.

Mari bersama-sama:

  • membuang sampah pada tempat yang telah disediakan;
  • tidak menjadikan sungai dan saluran air sebagai tempat pembuangan sampah;
  • menjaga kebersihan lingkungan di sekitar rumah dan saluran;
  • saling mengingatkan apabila menemukan kebiasaan membuang sampah sembarangan; dan
  • ikut menjaga saluran air agar tetap berfungsi dengan baik.

Saluran air dan sungai adalah bagian penting dari kehidupan, bukan tempat pembuangan akhir.

Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau petugas lapangan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Mari mulai dari kebiasaan sederhana. Stop buang sampah ke saluran air. Jaga alirannya, jaga lingkungannya, dan jaga manfaatnya untuk kita semua.

DPUPR Kabupaten Wonosobo
TATA • BANGUN • JAGA

Keterangan foto:
Tim DPUPR Kabupaten Wonosobo melaksanakan pembersihan saluran air dalam kegiatan GO BABE di Candiyasan, Kertek. Dari kegiatan tersebut, sekitar 16 ton sampah berhasil diangkat dari saluran.

Tinggalkan Komentar

 
pandji petarung bolo-serayu sembada
PANDJI PETARUNG BOLO SERAYU SEMBADA
Sarana
Moda Suara
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Skala Abu - Abu
Kontras Tinggi
Latar Gelap
Latar Terang
Tulisan Dapat Dibaca
Garis Bawahi Tautan
Rata Tulisan
Atur Ulang