Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis guna mendukung sektor pariwisata daerah. Salah satu pencapaian terbaru di penghujung tahun 2025 adalah selesainya paket pekerjaan Penanganan Long Segment Ruas Jengkol – Tlogo.
Proyek yang menjadi akses vital menuju kawasan wisata Telaga Menjer ini resmi diselesaikan pada tanggal 19 Desember 2025, setelah dikerjakan selama 150 hari kalender terhitung sejak 23 Juli 2025.
Kepala DPUPR Kabupaten Wonosobo menjelaskan bahwa kegiatan ini bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2025 dengan pagu anggaran mencapai Rp 4.027.908.000,- (Empat Miliar Rupiah).
Transformasi Total Infrastruktur Pembangunan ini membawa perubahan signifikan pada wajah infrastruktur di Kecamatan Garung. Sebelumnya, kondisi jalan di ruas Jengkol – Tlogo cukup memprihatinkan dengan lebar jalan yang hanya bervariasi antara 2 hingga 3 meter dan didominasi oleh jalan tanah. Kondisi tersebut menyulitkan mobilitas warga maupun wisatawan.
Melalui penanganan Long Segment—yang berarti menangani kerusakan jalan secara menyeluruh dalam satu ruas—jalan tersebut kini telah bertransformasi total. Secara teknis, pekerjaan meliputi:
-
Perkerasan Jalan: Kombinasi jalan beton (rigid pavement) sepanjang 530 meter dan aspal hotmix sepanjang 190 meter, dengan pelebaran signifikan menjadi rata-rata 5,5 meter.
-
Pelebaran Bahu Jalan: Pengecoran beton bahu jalan selebar 0,5 meter di kedua sisi sepanjang 784 meter.
-
Sistem Drainase: Pembuatan saluran drainase sepanjang total 825 meter di sisi kanan dan kiri jalan untuk mencegah genangan air.
-
Keamanan Jalan: Pembangunan senderan pengaman badan jalan (Talud) sepanjang total 960 meter dengan tinggi rata-rata 2 meter untuk mencegah longsor.
Dukung Konektivitas Pariwisata Dengan selesainya paket pekerjaan ini, seluruh panjang ruas Jengkol – Tlogo kini dipastikan 100 persen dalam kondisi mantap. Ruas ini memiliki peran strategis sebagai jalur alternatif utama, baik bagi pengendara dari arah Kota Wonosobo maupun dari arah Dieng, yang hendak menuju destinasi wisata unggulan seperti Telaga Menjer, Skyline, Bukit Seroja, dan objek wisata alam lainnya di sekitarnya.
Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap, peningkatan kualitas infrastruktur ini tidak hanya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi. Dengan akses yang lebar dan mulus, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke area Telaga Menjer akan meningkat, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.