Jalan Lingkar Selatan Kertek Resmi Dibuka, Hadirkan Jalur Alternatif dan Perkuat Konektivitas Wilayah
WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi membuka Jalan Lingkar Selatan Kertek (JALISER) sebagai jalur alternatif baru yang menghubungkan Desa Kenjer dan Karangluhur, Kecamatan Kertek. Jalan ini diharapkan membantu mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Kertek sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Pemkab Wonosobo
Jalur tersebut memiliki panjang sekitar 1,03 kilometer dengan lebar kurang lebih 5 meter dan dilengkapi dua unit jembatan. Keberadaan Jalan Lingkar Selatan Kertek menghubungkan ruas Kertek–Selomerto dengan jalan nasional Wonosobo–Parakan, sehingga dapat menjadi pilihan rute bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas dari arah Selomerto, Parakan, Semarang, maupun menuju Wonosobo. Pemkab Wonosobo
Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Kertek melalui proses yang cukup panjang. Pengadaan tanah telah dimulai sejak 2011, sementara pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya hingga dapat dimanfaatkan pada 2026. Kepala DPUPR Kabupaten Wonosobo, Nurudin Ardiyanto, menyampaikan bahwa total anggaran pembangunan jalur ini mencapai sekitar Rp12,5 miliar, di luar biaya pembebasan lahan. Pemkab Wonosobo
Dalam pembangunan tersebut, salah satu pekerjaan penting adalah pembangunan Jembatan Kali Paat dengan dukungan bantuan provinsi sekitar Rp3,5 miliar. Selain itu, melalui APBD sekitar Rp1,8 miliar dilakukan pengaspalan dua lapis, pembangunan bahu jalan beton, serta pemasangan marka jalan untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Pemkab Wonosobo
Keberadaan JALISER juga diproyeksikan membantu pengaturan lalu lintas ketika terjadi kepadatan di pusat aktivitas Kecamatan Kertek. Jalur alternatif ini dapat mendukung rekayasa lalu lintas yang dilakukan bersama kepolisian dan perangkat daerah terkait, termasuk pada periode dengan volume kendaraan tinggi seperti arus mudik. Pemkab Wonosobo
Selain memperkuat konektivitas, pembangunan Jalan Lingkar Selatan Kertek diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Akses yang lebih lancar dapat membantu mempercepat distribusi barang, mempermudah pergerakan masyarakat, dan mendukung berkembangnya aktivitas ekonomi lokal. Pemkab Wonosobo
Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Jalan Lingkar Selatan Kertek secara tertib, menjaga keselamatan berlalu lintas, serta bersama-sama merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang. Prokompim Wonosobo
DPUPR Kabupaten Wonosobo
TATA • BANGUN • JAGA
Keterangan foto:
Peresmian Jalan Lingkar Selatan Kertek sebagai jalur alternatif yang menghubungkan Kenjer–Karangluhur dan memperkuat konektivitas antara ruas Kertek–Selomerto dengan jalan nasional Wonosobo–Parakan.